Search
Friday 22 September 2017
  • :
  • :

Fungsi Hubungan Public Relations Dengan Media Massa



www.saveasbrand.com – Istilah dan profesi Public Relations (PR) semakin dikenal luas oleh masyarakat dan mendapat tempat dalam kegiatas bisnis modern. Dari hal tersebut, banyak perusahaan yang sengaja membentuk devisi atau bidang PR di perusahaan mereka. Tujuan membentuk devisi PR adalah untuk memperoleh citra positif dan merebut dukungan publik dalam upaya mengembangkan bisnis perusahaan.

hubungan public relations dengan media,hubungan public relations dan media massa,hubungan masyarakat atau public relations,hubungan public relations dengan opini publik,hubungan public relation dengan wartawan,sasaran public relations dengan media massa,kegiatan public relations dan media massa

Peran Public Relations tidak bisa dipisahkan dari Media. Hubungan Public Relations Dengan Media Massa seperti sisi mata uang yang saling berdampingan. Baik Public Relations maupun media, masing-masing saling mengisi dan melengkapi, untuk kepentingan yang  menguntungkan bagi kedua belah pihak.

Pers mempunyai peranan penting dalam penyebaran informasi atau berita yang dibuat oleh Public Relations untuk membentuk opini public yang baik. Sedangkan Public Relations menjadi sumber informasi bagi pers untuk dijadikan bahan pemberitaan yang nantinya dipublikasikan melalui media massa.  

Masyarakat juga dapat menggunakan pers sebagai penyalur aspirasi dan pendapat serta kritik masyarakat kepada pemerintah. Dalam hal ini, Public Relations Officer (PRO) harus memperlakukan semua media massa secara sama, sebab sikap yang tidak sama terhadap media justru dapat merugikan organisasinya.

Sasaran Public Relations Dalam Menjalin Hubungan Dengan Media Massa

Hubungan Public Relations dengan media massa memiliki 5 sasaran, yaitu :



  1. Untuk memperoleh publisistas seluas mungkin mengenai kegiatan serta langkah lembaga organisasi yang baik untuk diketahui oleh publik.
  2. Untuk memperoleh tempat dalam pemberitaan pers (liputan, laporan, ulasan, atau tajuk) yang obyektif, wajar, dan seimbang mengenai hal-hal yang menguntungkan lembaga atau organisasi.
  3. Untuk memperoleh umpan balik mengenai upaya dan kegiatan lembaga organisasi
  4. Melengkapi data atau informasi bagi pimpinan lembaga untuk keperluan pembuatan penilain secara tepat, mengenai situasi atau permasalahan yang mempengaruhi keberhasilan kegiatan lembaga.
  5. Mewujudkan hubungan yang stabil dan berkelanjutan yang dilandasi oleh rasa saling percaya dan saling meghormati.

Kegiatan Public Relations Dalam Menjalin Hubungan Dengan Media

Untuk melaksanakan hubungan dengan media massa, tersedia beberapa wahana yang perlu dikembangkan, yaitu :

  1. Pembentukan dan Pembinaan Kontak Pribadi
    Hal ini menjadi dasar pokok pelaksanaan hubungan dengan media massa. Praktisi Public Relations sadar bahwa keberhasilan hubungan media itu tergantung sepenuhnya  pada kontak pribadi yang berciri informal. Pelaksanaan kegiatan  Public Relations pada hakikatnya menuntut kemampuan menjalin kontak pribadi yang didasari kejujuran dan saling pengertian.
    .
  2. News Service
    Ini bertujuan untuk menyediakan bahan berita untuk media massa secara aktif maupun pasif. Dalam hubungan ini terdapat 3 macam wahana public relations yang secara tradisional digunakan dalam memberikan pelayanan jurnalistik yaitu : (a) News Releas, (b) News Kit, (c) Executive Profile.
    .
  3. Contigency Plan
    Untuk menghadapi hal mendadak yaitu situasi tidak rutin yang sewaktu-waktu melibatkan media massa, misalnya permintaan wawancara dengan pimpinan perusahaan, munculnya tulisan yang merugikan perusahaan. Permintaan wartawan untuk mengadakan wawancara dengan pimpinan perusahaan merupakan peristiwa tidak rutin.
    .
  4. Press Release
    Adalah siaran pers atau keterangan resmi tertulis dari instansi mengenai suatu kebijakan, kejadian khusus atau langkah-langkah yang akan diambil oleh instansi, yang sengaja dipersiapkan untuk siaran pers. Biasanya pers release itu bentuknya singkat, isinya ringkas, padat, memuat hal-hal yang penting saja.
    .
  5. Konferensi Pers dan Briefing Pers
    Konferensi pers merupakan bentuk yang paling formal dalam hubungan interaksi antara perusahaan dengan pers yang sengaja diselenggarakan. Ada yang menyebutnya sebagai jumpa pers. Briefing pers dapat diselenggarakan secara teratur, dimana berbagai informasi mengenai aneka kegiatan lembaga dapat dibuka guna dialog dan memberi kepuasan dari [ihak pers.
    .
  6. Press Tour
    Dengan press tour, suatu instansi dapat menginformasikan suatu kegiatan atau proyek kepada para wartawan peserta press tour yang mungkin tidak menarik disiarkan sebagai berita biasa. Dengan kata lain, press tour, memberikan alasan dan kerangka bagi pers untuk menulis hal hal yang biasanya luput dari perhatian mereka tetapi yang ingin disebarluaskan oleh instansi yang bersangkutan.

Baca juga : Peran Iklan Korporat Dalam Public Relations

Pentingnya hubungan public relations dengan media memang menjadi kajian yang menarik untuk dibahas. Bagaimanapun juga, public relations dan media massa adalah dua pihak yang saling bersinggungan dalam menyampaikan informasi kepada publik untuk membangun pengertian yang baik diantara keduanya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi siapa saja yang telah membacanya.

Sumber : Nikmah Hadiati S, M.Si.2010.  PUBLIC RELATIONS Perspektif Teoritis Dalam Menjalin Hubungan Dengan Publik. Lunar Media : Pasuruan



Reviews

  • 7
  • 7
  • 7
  • 7
  • 7
  • 7

    Score




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *