Search
Thursday 16 November 2017
  • :
  • :

Membangun Merek yang Kuat Dengan Brand Equity



ekuitas merek,ekuitas merek kotler,ekuitas merek menurut para ahli,ekuitas merek menurut philip kotler,ekuitas merek menurut keller,ekuitas merek terhadap loyalitas pelanggan,ekuitas merek terdiri dari,ekuitas merek adalah,ekuitas merek artinya,contoh ekuitas merek adalah,merek dan ekuitas merek adalah,pengertian ekuitas merek menurut ahli,elemen ekuitas merek,brand equity adalah,ekuitas merek menurut aaker,ekuitas merek menurut ahli,apakah ekuitas merek itu,ekuitas merek bagi pelanggan,ekuitas merek (brand equity),manfaat ekuitas merek bagi perusahaan,fungsi ekuitas merek bagi perusahaan,ekuitas merek terhadap keunggulan bersaing,ekuitas merek terhadap minat beli,ekuitas merek dan citra merek,pengertian ekuitas merek dan contohnya,hubungan ekuitas merek dengan loyalitas konsumen,hubungan ekuitas merek dengan keputusan pembelian,definisi ekuitas merek menurut para ahli,elemen ekuitas merek,artikel ekuitas merek,saveasbrand.com,saveas brand,save as brand

www.saveasbrand.com – Saat Anda ingin membangun merek yang kuat, Anda harus memiliki brand equity yang kuat pula. Apa itu Brand Equity? Philip Kotler dan Keller mendefinisikan brand equity sebagai sejumlah aset yang berhubungan dengan merek, nama, dan simbol, yang dapat mempengaruhi nilai sebuah produk serta memberikan manfaat bagi pelanggan.

Ekuitas merek adalah nilai tambah yang diberikan pada produk dan jasa. Nilai ini dapat dicerminkan dalam cara konsumen berpikir, merasa, dan bertindak terhadap merek, harga, dan profitabilitas yang dimiliki perusahaan. Ini menggambarkan peran merek yang tidak hanya sebagai representasi dari produk yang dimiliki, tapi juga harus dapat berfungsi untuk menciptakan nilai bagi pelanggan.

Brand equity yang kuat akan memberikan value, baik kepada pelanggan maupun kepada perusahaan. Manfaat brand equity bagi pelanggan adalah untuk memberikan keyakinan pelanggan terhadap merek, meningkatkan keyakinan pelanggan dalam keputusan pembelian, dan meningkatkan kepuasan mereka dalam menggunakan produk atau jasa.

Manfaat brand equity bagi perusahaan adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas program pemasaran perusahaan, meningkatkan kesetiaan terhadap merek, meningkatkan harga keuntungan, meningkatkan keunggulan bersaing. Brand equity yang kuat akan lebih mudah dalam mendongkrak produk atau unit lain dari perusahaan.

Apa Saja Elemen-elemen yang Membangun Brand Equity?

Brand Equity terdiri dari berbagai elemen penting, diantaranya adalah :
.

ekuitas merek,ekuitas merek kotler,ekuitas merek menurut para ahli,ekuitas merek menurut philip kotler, ekuitas merek menurut keller, ekuitas merek terhadap loyalitas pelanggan,ekuitas merek terdiri dari,ekuitas merek adalah,ekuitas merek artinya,contoh ekuitas merek adalah,merek dan ekuitas merek adalah,pengertian ekuitas merek menurut ahli,elemen ekuitas merek,brand equity adalah,apakah ekuitas merek itu,ekuitas merek bagi pelanggan,manfaat ekuitas merek bagi perusahaan,fungsi ekuitas merek bagi perusahaan,pengertian ekuitas merek dan contohnya,hubungan ekuitas merek dengan loyalitas konsumen,hubungan ekuitas merek dengan keputusan pembelian,definisi ekuitas merek menurut para ahli,elemen ekuitas merek,artikel ekuitas merek,saveasbrand.com,saveas brand,save as brand, membangun merek yang kuat

  1. Brand Awareness/ Kesadaran atas merek
    David Aaker dalam bukunya Managing Brand Equity mendefinisikan bahwa kesadaran atas merek merupakan kemampuan dari pelanggan potensial untuk mengenali atau mengingat bahwa suatu merek termasuk kedalam kategori produk tertentu.
    .
    Brand Awareness memberikan banyak value, antara lain memberikan asosiasi terhadap merek, memperkenalkan merek, merupakan sinyal bagi sebuah keberadaan, komitmen dan substansi merek, dan membantu memilih sekelompok merek untuk dipertimbangkan dengan serius.Tingkatan dari brand awareness adalah Unware of brand, Brand recognition, brand recall, top of mind.
    .
  2. Brand Association / Asosiasi merek
    Brand Association merupakan segala sesuatu yang terhubung di memori pelanggan. Brand association memberikan banyak value, antara lain memudahkan pelangggan mendapatkan informasi tentang merek, mempengaruhi interpretasi pelanggan atas fakta mengenai merek, membedakan merek dari merek pesaing, memperkuat posisi merek dipasar.
    .
    Ada beberapa cara menciptakan brand association yaitu mengasosiasikan merek dengan atribut atau karakteristik produk, contoh pepsoden whitening diasosiasikan dengan pasta gigi dapat memutihkan gigi. Mengasosiasikan merek dengan yang tidak berwujud, contoh oskadon diasosiasikan sebagai obat sakit kepala langsung kepusatnya.
    .
  3. Brand Loyalty / Loyalitas Merek
    Brand Loyalty merupakan ukuran ketertarikan pelanggan terhadap suatu merek. Tingkat ketertarikan pelanggan terhadap suatu merek dapat terbagi dalam 4 tingkatan, yaitu:
    a) Switcher/price sensitive : Pada tingkat ini pelanggan tidak loyal kepada merek atau belum memiliki brand equity yang kuat.
    .
    Setiap merek dipersepsikan memberikan kepuasan yang hampir sama.
    b) Satisfied/habitual buyer : Pada tingkat ini pelanggan merasa puas terhadap produk atau setidaknya tidak merasa tidak puas terhadap produk perusahaan.c) Satisfied buyer with switching cost : Pada tingkat ini pelanggan merasa puas terhadap produk. Mereka harus mengeluarkan biaya tertentu apabila ingin berpindah merek.d) Commited buyer : Pada tingkat ini pelanggan memiliki rasa bangga menggunakan produk yang ditawarkan perusahaan mereka merekomendasikan merek yang sama kepada orang lain. Merek produk memiliki brand equity yang kuat dimata pelanggan.
    .
  4. Brand Identity / Identitas Merek
    Brand Idenity adalah elemen visual yang merepresentasikan seperti apa sebuah perusahaan atau institusi terlihat, dan bagaimana sebuah perusahaan menampakkan citranya di tengah masyarakat. Brand Identity sebuah perusahaan bisa dilihat dari logonya yang unik.
    Logo ini juga akan tampak dalam semua elemen perusahaan mulai dari kartu nama, perangkat surat-menyurat (stationery), kemasan, iklan di media, promosi.
    .
    Brand Identity yang tepat akan menjadi salah satu alat jual yang kuat untuk perusahaan.
    Identitas sebuah perusahaan atau merek juga menjadi manifestasi aktual dari realita perusahaan atau merek seperti yang disampaikan melalui nama perusahaan, logo, slogan, produk, layanan, bangunan, alat-alat tulis, seragam dan barang-barang bukti nyata yang diciptakan oleh organisasi tersebut dan dikomunikasikan kepada beragam konstituen.
    .
  5. Atribut Perceived Quality/ Kualitas yang Diterima
    Merupakan persepsi pelanggan terhadap kualitas atau keunggulan suatu produk atau jasa. Percevied quality memberikan banyak value, antara lain memberikan alasan pelanggan untuk menggunakan produk barang atau jasa, semakin baik persepsi pelanggan maka semakin tinggi potensi pelanggan untuk menggunakan produk dan membedakan produk barang atau jasa dengan produk pelanggan.

Demikian artikel tentang membangun merek yang kuat dengan brand equity. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah referensi Anda dalam mempelajari ekuitas merek dan unsur-unsur terpenting yang ada di dalamnya.

 



Reviews

  • 8
  • 7
  • 8
  • 7
  • 7
  • 7.4

    Score




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *