Search
Friday 22 September 2017
  • :
  • :

Pengertian Brand Image yang Harus Anda Ketahui



definisi brand image menurut para ahli,definisi brand image pdf,pengertian brand image menurut para ahli,contoh brand image,pengertian brand image adalah,pengertian brand image menurut keller,pengertian brand image produk,definisi brand image,definisi brand image menurut kotler,definisi brand image adalah,pengertian brand image atau citra merek,contoh brand image adalah,pengertian brand image dan brand equity,pengertian brand image menurut kotler,definisi operasional brand image,definisi operasional variabel brand image,pengertian brand image perusahaan,faktor faktor brand image,contoh brand image produk,makalah brand image,makalah brand image, saveas brand, saveasbrand.com, save as brand

www.saveasbrand.com – Jika Anda sering mendengar kata “brand image”, namun Anda belum memahami tentang definisi dan pengertian brand image, maka saveasbrand.com akan menjelaskan selengkapnya untuk Anda.  Brand image atau citra merek, yakni deskripsi tentang asosiasi dan keyakinan konsumen terhadap merek tertentu (Tjiptono, 2005 : 49). Menurut Kotler, brand image adalah sejumlah keyakinan tentang merek. Menurut Aaker, brand image dianggap sebagai “bagaimana merek dipersepsikan oleh konsumen”. Berkenaan dengan persepsi.

Definisi Brand Image menurut Kotler (2002 : 215) adalah seperangkat keyakinan, ide, dan kesan yang dimiliki oleh seseorang terhadap suatu merek. Karena itu sikap dan tindakan konsumen terhadap suatu merek sangat ditentukan oleh citra merek tersebut.  Kotler (2002 : 225) juga menambahkan bahwa citra merek merupakan syarat dari merek yang kuat dan citra adalah persepsi yang relatif konsisten dalam jangka panjang.

 Jadi tidak mudah untuk membentuk citra merek, sehingga bila terbentuk akan sulit untuk mengubahnya. Citra yang dibentuk harus jelas dan memiliki keunggulan bila dibandingkan dengan pesaingnya.  Saat perbedaan dan keunggulan merek dihadapkan dengan merek lain, munculah posisi merek atau brand positioning.

Inilah Faktor Faktor yang Mempengaruhi Brand Image

Untuk memperdalam pemahaman Anda tentang brand image, berikut ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi brand image beserta contohnya.




Menurut Sutrisna (2002 : 66), indikator yang mempengaruhi brand image sebagai berikut:

  1. Persepsi konsumen mengenai pengenalan produk
    Misalnya saat provider kartu SIM 3 pertama kali meluncurkan produknya, 3 menawarkan harga yang lebih murah dengan tarif telpon yang murah dan SMS gratis ke sesama pengguna kartu 3, maka persepsi yang terbentuk adalah kartu 3 dengan tarif yang murah dan harga terjangkau karena tersedia isi ulang pulsanya mulai dari Rp 1.000, dan kartu 3 adalah kartu untuk kalangan menengah ke bawah atau untuk anak remaja.
    .
  2. Persepsi konsumen terhadap kualitas
    Contoh setelah menggunakan sepatu merek Clark, persepsi yang terbentuk adalah Clark sepatu dengan kualitas baik karena aman digunakan tidak membuat kaki lecet ataupun sakit.
    .
  3. Persepsi konsumen terhadap ukuran
    Contohnya Pond’s yang menyediakan ukuran untuk produknya, misalnya pelembab Pond’s yang tersedia dalam kemasan 20 ml sehingga lebih praktis jika berpergian.
    .
  4. Persepsi konsumen terhadap daya tahan
    Contohnya baterai Alkalin yang mempunyai daya tahan 2 kali lebih lama dari batu baterai ABC.
    .
  5. Persepsi konsumen terhadap desain atau model kemasan.
    Contohnya perubahan desain kemasan pada WRP body shape yang semula dengan desain wanita berbaju hijau dengan scarf menutupi lehernya sekarang menjadi lebih menarik dengan desain wanita berbaju merah dengan gaun beckless dan lebih menunjukkan body shape yang indah setelah menggunakan WRP body shape.
    .
  6. Persepsi konsumen terhadap warna produk
    Contohnya Honda Jazz yang memiliki berbagai macam warna, sehingga mengesankan bahwa mobil Honda Jazz diperuntukkan untuk anak muda yang stylish dan ceria.
    .
  7. Persepsi konsumen terhadap harga
    Contohnya kita membeli baju di Butik dengan harga yang mahal maka akan menambah rasa percaya diri dan gengsi.
    .
  8. Persepsi konsumen terhadap lokasi
    Jika suatu perusahaan memilih lokasi di pasar-pasar atau misalnya di pasar baru maka terkesan jika produk tersebut tidak bermerek (murahan), tetapi jika ditempatkan pada lokasi dengan nilai prestig yang tinggi maka akan meningkatkan persepsi konsumen terhadap produk tersebut.  Contohnya jika Ethan Aigner di pasarkan di pasar baru maka konsumen akan bertanya-tanya produk tersebut asli atau palsu?, Berbeda jika Ethan Aigner dipasarkan di Paris Van Java.
    .

Jadi dapat dijabarkan bahwa faktor yang mempengaruhi  brand image sangat variatif menurut produk dan jasa itu sendiri yang dinilai oleh konsumen. Faktor-faktor ini punya daya tarik tersendiri antara satu dengan lainnya juga tergantung penilaian kesan dan citra dari konsumen itu sendiri.  

 

Sumber :

Tjiptono, Fandy & Candra Gregorius. Service, Quality and Satisfaction.  (Yogyakarta : Penerbit Andi. 2005)

Kotler, Philip & Keller, Kevin Lane (2007) Manajemen Pemasaran.  Jilid I, Edisi 12. P.T. Indeks Kelompok Gramedia.

Sutrisna. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran.  (Bandung :  Remaja Rosdakarya. 2002)



Reviews

  • 7
  • 7
  • 7
  • 6
  • 8
  • 7

    Score




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *